Sinar cahaya iman yang pertama kali menyentuh hati Umar adalah ketika dia melihat sejumlah perempuan kaum Quraisy meninggalkan negeri mereka dan bertolak menuju sebuah negeri yang jauh.
Ummu Abdulah binti Hantamah berkata, “Ketika kami sedang bersiap untuk berhijrah ke negeri Habasyah, Umar menghampiri dan berdiri di hadapanku. Kami pernah mendapatkan perlakuan keras dan kasar darinya, lalu dia berkata, ‘Apakah ini persiapan untuk berangkat, wahai Ummu Abdullah? Ummu Abdu lah menjawab, ‘Ya, demi Allah, kami harus keluar dari negeri ini. Kalian telah menyakiti dan berbuat kasar terhadap kami, hingga Allah memberikan jalan keluar untuk kami. Umar berkata, Semoga Allah menyertai kalian. Aku telah melihat satu kelembutan dari hati ‘Umar yang belum pernah aku lihat sebelumnya.”
Ketika putra Ummu Abdulah, Amir ibn Rabiah, pulang dari suatu keperluan dan diceritakan tentang ‘Umar, dia berkata, “Engkau seolah-olah ingin ‘Umar masuk Islam.” Aku berkata, “Ya.” Lalu ‘Amir ibn Rabi‘ah berkata, “Dia tidak akan masuk Islam sebelum himar peliharaan ayahnya masuk Islam.
Download : 150 Kisah Umar Bin Khattab
Via : Google Drive
