Tafsir waktu
Oleh : Nouman Ali KhanDi banyak surat sebelumnya Allah SWT membuat komentar-komentar tentang manusia. Misalnya, "Manusia, apa sih yang membuatmu delusi? Apa yang menjauhkanmu dari Tuhanmu yang Maha Pemurah?" – human being, what kept you away from your Gracious Master? Ada yang lebih penting dari-Ku rupanya? Allah menyampaikan komplain secara langsung kepada manusia.
Di surat lain Ia berkomentar: "Engkau, mahluk pelupa, engkau sedang berbondong-bondong menghadap Tuhanmu." – you, oh you forgetful human being, you’re chugging away toward Your Lord. Suka atau tidak, engkau sedang berjalan ke arah-Nya. Usaha demi usaha, pada akhirnya kau akan menemui-Nya. Tak ada cara untuk menghindar. Kau boleh lalai semaumu, kau tetap menuju ke arah-Nya.
Lalu Ia memberi tahu: "Aku menciptakan manusia dalam keadaan susah payah” – human being being was created in toil, in labor. Kehidupan manusia penuh kerja keras. Baik kau ingin hidup seperti penjahat maupun hidup seperti orang beriman, tak jadi soal, kau tetap harus bekerja, kau tetap akan punya masalah, kau tetap akan berurusan dengan apa saja dan tek-tek bengek kehidupan.
Download : Tafsir Waktu
