Buku Maria Al Qibthyah by Abdullah Hajjaj


Maria Al Qibthyah

Oleh        : Abdullah Hajjaj

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah Swt.Kami memuji, memohon pertolongan dan ampunan Allah, berlindung kepada-Nya dari kejelekan diri, dan keburukan amal-amal kami. Siapa saja yang diberikan petunjuk oleh Allah, tiada seorang pun yang mampu menyesatkannya. Demikian pula, siapa saja yang disesatkan oleh Allah, tiada seorang pun yang dapat memberikan petunjuk kepadanya.

Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah semata, yang tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi, sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Allah Swt. berfirman, Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim (QS Âli ‘Imrân [3]: 102).

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan Allah menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu (QS Al-Nisâ’ [4]:1).

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamukepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar, niscaya Allah akan memperbaiki amalan-amalanmu danmengampuni dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allahdan Rasul-Nya, maka sesungguhnya dia telah menangdengan kemenangan yang agung (QS Al-Ahzâb [33]:70-71).

Sesungguhnya perkataan yang paling benar adalah kalâmullâh (firman Allah). Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad Saw. Sejelek-jelek perkara adalah sesuatu yang dibuat-buat.Dan setiap yang dibuat-buat adalah bid‘ah. Sementara setiap bid‘ah itu adalah sesat. Dan setiap kesesatan akan membawa pelakunya masuk ke dalamneraka.

Dewasa ini, kebencian sebagian orang terhadap Islam dan pemeluknya semakin terlihat besar. Bentuk kebencian mereka bermacam-macam. Di antaranya, kebohongan mereka dalam membela hak-hakperempuan. Menurut mereka, perempuan harusmenuntut hak yang sama dengan laki-laki. Padahal,secara tabiat, perempuan dan laki-laki mempunyaikodrat yang berbeda. Keduanya memiliki kelebihanyang saling menyempurnakan satu sama lain. Sungguh mengherankan, mengapa sesuatu yang pada hakikatnya berbeda harus dipaksakan sama






Download         : Maria Al Qibthyah

Via        : Google Drive